<div style='background-color: none transparent;'></div>

my album

my album
: WELCOME :
Loading...

Dentistry News

Fkg Unhas

photobucket.com

BEM FKG UNHAS

Gigi sebagai Sumber Penyakit Jantung

Sabtu, 22 Desember 2012



Gigi sebagai Sumber Penyakit Jantung

  Penyakit jantung adalah penyebab utama kematian di negara maju. Di AS saja diperkirakan 12,4 juta orang menderita penyakit ini dan 1,1 juta orang akan terkena gangguan jantung serius tahun ini.

Tahun 2000, 16,7 juta penderita meninggal karena penyakit ini, atau sekitar 30,3% dari total kematian di seluruh dunia. Lebih dari setengahnya dilaporkan dari negara berkembang. DI Indonesia, prevalensi penyakit jantung dari tahun ke tahun terus meningkat.

Di samping faktor risiko klasik (merokok, obesitas, kadar kolesterol, tekanan darah tinggi, kurang aktivitas, diabetes mellitus, stres), hasil penelitian akhir-akhir ini menyebutkan bahwa reaksi peradangan (inflamasi) dari penyakit infeksi kronis mungkin juga menjadi faktor risiko. Meskipun begitu, hanya penyakit gigi kronis yang terbukti terkait dengan penyakit jantung.

Mekanisme penyebaran

Penyebaran penyakit dari gigi ke organ tubuh lain dapat dijelaskan lewat teori fokal infeksi.

Fokal infeksi adalah infeksi kronis di suatu tempat dan memicu penyakit di tempat lain. Racun, sisa-sisa kotoran, maupun mikroba penginfeksi bisa menyebar ke tempat lain di tubuh seperti ginjal, jantung, mata, kulit. Dampak penyakit gigi pada jantung dapat berupa penyakit jantung koroner, peradangan otot, serta katup jantung (endokarditis).

Bakteri yang terikut aliran darah bisa memproduksi enzim yang mempercepat terbentuknya bekuan darah sehingga mengeraskan dinding pembuluh darah jantung (aterosklerosis). Bakteri dapat juga melekat pada lapisan (plak) lemak di pembuluh darah jantung dan mempertebal plak. Semua itu, menghambat aliran darah serta penyaluran sumber makanan dan oksigen ke jantung, sehingga jantung tak berfungsi semestinya.

Gejala awal dapat berupa nyeri dada, meliputi rasa seperti terbakar, tertekan, dan beban berat di dada kiri, yang dapat meluas ke lengan kiri, leher, dagu, dan bahu. Nyeri dada juga terasa di bagian tengah dada selama beberapa menit. Setelah kejadian biasanya diikuti rasa mual, muntah, pusing, keringat dingin, tungkai serta lengan menjadi dingin, napas terengah-engah, dan sesak napas.

Angina berkepanjangan akan menjurus ke serangan jantung (miokard infark). Namun sering kali penyakit jantung koroner berlangsung tanpa adanya gejala, ia tidak menimbulkan masalah sampai keadaannya sudah parah.

Kemungkinan lain, reaksi peradangan yang disebabkan oleh penyakit gigi meningkatkan pembentukan plak yang memacu penebalan dinding pembuluh darah. Penelitian menunjukkan, orang dengan penyakit gigi mempunyai risiko dua kali lebih tinggi terkena penyakit jantung koroner.

Endokarditis

Bakteri yang ditemukan pada plak gigi merupakan salah satu faktor penyebab endokarditis.

Bakteri di lubang gigi maupun gusi yang rusak dapat masuk ke dalam sirkulasi darah lewat gusi yang berdarah. Bakteri ini dengan mudah menyerang katup jantung maupun otot jantung yang telah melemah. Gejalanya berupa demam, bising jantung, perdarahan di bawah kulit, bahkan embolisasi (penyumbatan) pembuluh darah kecil di organ-organ tubuh lainnya.

Meskipun jarang, penyakit ini dapat berakibat fatal dan kadang kala memerlukan operasi katup jantung darurat. Selain itu juga sangat dianjurkan pemberian antibiotika sebagai profilaksi pada orang yang menderita prolaps katup jantung, penyakit jantung rematik dan kelainan jantung bawaan, sebelum mendapatkan tindakan pengobatan gigi.

Karena mencegah selalu lebih baik daripada mengobati, perlu perawatan gigi yang baik dan pemeriksaan gigi secara berkala. Cara pencegahan terbentuknya karang gigi cukup sederhana, yaitu dengan rajin dan teliti membersihkan gigi secara baik dan benar. Penggosokan pada lidah selama 30 detik juga terbukti mengurangi jumlah bakteri dalam mulut.

Brosur cara menyikat gigi yang baik dan benar dapat diperoleh dengan mudah di setiap tempat praktik dokter gigi. Pemakaian dental floss (benang gigi) juga amat penting untuk membersihkan daerah- daerah yang sulit terjangkau oleh sikat gigi, terutama daerah antargigi dan juga pada gigi-gigi yang berjejal.*

Read more: http://tanyajawabsemua.blogspot.com/2012/04/cara-memasang-tombol-like-facebook-di.html#ixzz2F1BQUBzM
Continue Reading | komentar (1)

Buku kedokteran gigi

Kamis, 20 Desember 2012

KUMPULAN BUKU KEDOKTERAN GIGI
FREE DOWNLOAD



Fundamentals Of Esthetic Implant Dentistry





Dr. Abd El Salam El Askary maintains a private practice specializing
in esthetic dentistry in his native Egypt. An experienced clinician
and researcher, he is also very active on the international
conference circuit and as a lecturer on continuing professional
development courses. He also holds the position of Associate
Clinical Professor at the University of Florida, Jacksonville.
© 2007 by Blackwell Munksgaard,

Download buku di sini
semoga bermanfaat yah ^_^





Clinical Problem Solving in Dentistry



Product Description

This book is designed to explain to dental students the processes of diagnosis and treatment planning, through consideration of clinical cases and problems associated with aspects of all dental specialties. It presents a series of case histories from all the major areas of dentistry, and uses a question-and-answer format to guide readers through the process of examination, differential diagnosis, investigations, diagnosis and treatment. It prepares readers for the wide variety of problems likely to be encountered in clinical practice.

Download buku di sini

semoga bermanfaat yah ^_^



Essentials Of Dental Radiography And Radiology



Product Description


This is a third edition of the dominant textbook in this field, which is used in nearly all dental schools in the UK and in many other countries. Covers both radiography

(producing the image) and radiology (interpreting the image) and presents the subject in an accessible format. This new edition has been revised in accordance with important new guidelines on radiation protection which came into force in January 2000.


Download buku di sini
semoga bermanfaat yah ^_^






Essentials Of Traumatic Injuries To The Teeth Andreasen





Product Description

This is a readily accessible, fully illustrated guide to the initial treatment of acute dental injuries. The clinician is guided through the initial examination of the traumatized patient to the design of a rational, individualised treatment plan. This approach is aimed at minimizing the risk of long-term complications and, thereby, alleviating the uncertainty of the future of the the traumatized dentition both for the patient, dentist and for other concerned individuals. The material is drawn from clinical investigations, statistical analysis of 20,000 records of patients treated for acute dental injuries over 25 years, and results from 100 experimental studies.



Download buku di sini
semoga bermanfaat yah ^_^



Read more: http://tanyajawabsemua.blogspot.com/2012/04/cara-memasang-tombol-like-facebook-di.html#ixzz2F1BQUBzM
Continue Reading | komentar (8)

Mencegah Gigi Berlubang

Senin, 17 Desember 2012



Untuk mencegah terjadinya lubang pada gigi, Anda dapat melakukan langkah-langkah berikut:

- Memeriksa gigi secara rutin
Kunjungi dokter gigi setiap 6 bulan sekali walaupun Anda tidak merasakan sakit gigi. Hal ini diperlukan agar dokter dapat mendeteksi lubang kecil yang terjadi pada gigi dan dapat ditangani segera agar lubang tidak semakin besar. Dapat juga dideteksi bagian gigi yang tidak rata atau berlekuk yang dapat menyebabkan gigi sulit dibersihkan.

- Menyikat gigi secara teratur dan pada waktu yang tepat
Pagi hari setelah sarapan dan malam sebelum tidur adalah waktu yang tepat untuk menyikat gigi. Air liur tidak banyak keluar pada waktu kita tidur, sehingga gigi akan rusak bila Anda membiarkan sisa makanan pada gigi tanpa menyikatnya. Air liur berguna untuk memlinfungi gigi dari bakteri penyebab gigi berlubang.

- Menyikat gigi dengan cara yang benar
Walau menyikat gigi telah dilakukan secara teratur namun bila dilakukan dengan cara yang tidak benar, tentu hasilnya tidak akan maksimal. Cara yang benar adalah dengan menyikat ke arah bawah untuk gigi depan (gigi seri) bagian atas, menyikat gigi ke arah atas untuk gigi depan bagian bawah dan menyikat secara mendatar untuk gigi geraham. Menyikat gigi geraham hendaknya dilakukan lebih lama, karena pada gigi ini berpotensi menempelnya sisa-sisa makanan.

- Kumur setelah makan
Menyikat gigi tidak mungkin dilakukan sehabis kita makan, maka cara terbaik adalah berkumur-kumur agar sisa makanan tidak terus menempel dan mengurangi keadaan asam dalam gigi.

- Gunakan benang gigi untuk mengeluarkan sisa makanan
Sisa makanan yang tertinggal, hendaknya tidak dikeluarkan dengan menggunakan tusuk gigi. Penggunaan tusuk gigi dapat menyebabkan celah antar gigi semakin besar disamping dapat menyebabkan luka pada gusi.

- Pilih pasta gigi yang mengandung fluorida
Menggunakan pasta gigi yang mengandung fluorida. Zat ini merupakan salah satu bahan pembentuk email gigi. Adanya zat ini dapat mencegah pembusukan pada gigi.

- Makan makanan yang berserat
Mengkonsumsi sayuran atau buah terbukti dapat membuat gigi lebih kuat dan mencegah terjadinya gigi berlubang.

- Kurangi makanan yang mengandung gula dan tepung
Makanan jenis ini bila tertinggal di gigi dan adanya bakteri akan menyebabkan asam yang membuat gigi berlubang.
Read more: http://tanyajawabsemua.blogspot.com/2012/04/cara-memasang-tombol-like-facebook-di.html#ixzz2F1BQUBzM
Continue Reading | komentar

Sumbing di Rongga Mulut Bikin Anak Sulit Makan




Liputan6.com, London : Tomas, anak dari Elizabeth Lewis menderita bibir sumbing yang langka. Tak seperti banyak kasus sumbing lainnya, sumbing yang diderita Tomas ada di dalam rongga mulutnya.
Kejadian itu berlangsung pada 16 bulan lalu. Saat itu Tomas tidak bisa diberi makan dan berat badannya turun drastis. Setelah empat hari, Lewis menyadari kalau ada sesuatu yang aneh di rongga mulut anaknya.

Keluarga Lewis dari Inggris itu langsung mencari data di internet dan memeriksakan Tomas ke rumah sakit. Dan dokter mendiagnosa penyakit yang diderita Tomas adalah sumbing pada rongga mulut.

"Saya tidak mampu memberinya makan dan sangat sulit memberinya makanan. Saya mulai menyalahkan diri sendiri dan berpikir adakah sesuatu yang salah dengan anak saya. Ini mengerikan dan saya tidak ingin siapa pun tahun mengenai hal ini," katanya, seperti dilansir BBC, Jumat (13/12/12).

Balita mungil ini sekarang telah menjalani operasi sumbing pada rongga mulutnya. Saat dioperasi, Tomas masih berusia tujuh bulan. Dan saat ini, balita yang hampir berusia 2 tahun itu masih dalam pengawasan dokter untuk mengetahui pengaruh sumbingnya terhadap syaraf lidah untuk bicara dan pendengarannya.

Rosana Preston dari Asosiasi bibir sumbing di Inggris mengatakan, orangtua sering menyalahkan dirinya jika bayinya tidak bisa makan dan berat badannya susut drastis. Dan seorang juru bicara Departemen Kesehatan di Inggris menjelaskan, bayi yang baru lahir pantas pantas diberikan perawatan terbaik.

"Tomas mengalami sumbing langka yang jarang terjadi pada bayi. Sumbing yang dialami Tomas ini menyebabkan kesulitan bernapas dan sulit makan. Kondisi ini diperparah karena menyebabkan kesulitan bicara dan mendengar dan mungkin bisa menjadi masalah bagi jantung atau saraf." kata Rosana.

Sumbing di dalam rongga mulut ini memang sulit diidentifikasi dari masa kehamilan. Hanya saja Departemen Kesehatan Inggris mengatakan, setiap bayi harusnya diperiksa rutin setelah 24 jam dari kelahiran.

Juru bicara Departemen kesehatan juga menjelaskan bahwa, "Kami berharap bahwa organisasi NHS akan mengikuti NICE ( National Institute for Health and Clinical Excelent) sebuah organisasi di Inggris yang memberikan pedoman perawatan pascamelahirkan sehingga ibu dan bayi bisa mendapatkan perawatan pasca melahirkan.


Sumber : http://health.liputan6.com/read/468196/sumbing-di-rongga-mulut-bikin-anak-sulit-makan
Sumber : 
Read more: http://tanyajawabsemua.blogspot.com/2012/04/cara-memasang-tombol-like-facebook-di.html#ixzz2F1BQUBzM
Continue Reading | komentar

GIGI DAN MULUT SEHAT UNTUK KUALITAS HIDUP YANG LEBIH BAIK PADA HARI KESEHATAN GIGI 2012




Kamis, 06 September 2012, 13:33

Hari kesehatan gigi dunia dan nasional yang tahun ini diperingati pada 12 september 2012, Kementerian Kesehatan R.I. menyampaikan tema “GIGI DAN MULUT SEHAT UNTUK KUALITAS HIDUP YANG LEBIH BAIK." Hari Kesehatan Gigi dan Mulut Nasional bukan saja untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam kesehatan giginya namun juga menjadi media bagi tenaga kesehatan gigi di lndonesia untuk melayani masyarakat. Kegiatan ini diharapkan menjadi pendorong membuat untuk terobosan - terobosan baru dalam meningkatkan kesehatan gigi masyarakat.
 Pada edaran yang disampaikan oleh Direktur Bina Upaya Kesehatan Dasar Kementerian Kesehatan R.I. dikemukakan bahwa, peringatan hari kesehatan gigi dan mulut nasional dan se dunia dilaksanakan dalam rangka menunjang peningkatan kesehatan gigi dan mulut masyarakat dalam tingkat global. Selanjutnya dihimbau agar melakukan kegiatan dan inisiatif khusus yang berkaitan dengan kesehatan gigi dan mulut yang mempunyai pengaruh terhadap kesehatan umum maupun kehidupan sosial.

 Hari kesehatan gigi dan mulut se dunia (world oral health day) diperingati setiap tahun pada tanggal 12 September. Pemilihan tanggal 12 september menjadi hari kesehatan gigi dan mulut se dunia berdasarkan pertimbangan pada tanggal 12 september 1978 berlangsung  Konperensi Internasional WHO mengenai pelayanan kesehatan primer yang menghasilkan dokumen bersejarah piagam Alma Alta. Selain itu tanggal tersebut juga untuk menghormati pendiri FDI World Dental Federation, Dr Charles Gordon, yang lahir pada 12 september 1854. Berdasarkan pertimbangan tersebut kemudian FDI World Dental Federation yang menghimpun organisasi profesi dokter gigi se dunia dalam sidang umum pada  26 oktober 2007 di Dubai menetapkan 12 september sebagai hari kesehatan gigi dan mulut se dunia. Setelah itu sejak tahun 2008 setiap tahun pada tanggal 12 september berlangsung peringatan hari kesehatan gigi dan mulut se dunia.

 Pada peringatan Hari Kesehatan Gigi tahun 2012, secara nasional akan diperingati dengan kegiatan Bulan Kegiatan Gigi Nasional (BKGN) 2012 yang dilaksanakan atas kerja sama PDGI dengan AFDOKGI (Asosiasi Fakultas Kedokteran Gigi se Indonesia) dan PT Unilever Indonesia. Kegiatan ini menjadi penting mengingat tingkat kesadaran akan kesehatan gigi dan mulut masih rendah di kalangan masyarakat Indonesia. Hasil Riset Kesehatan Dasar (RISKESDAS) 2007 yang diselenggarakan Kementerian Kesehatan R.I. menunjukkan, masyarakat Indonesia rata-rata memiliki kurang lebih 5 gigi rusak setiap orangnya. Dilaporkan juga, dari gigi yang rusak tersebut hanya 0,7% yang telah ditambal. Beberapa temuan ilmiah menunjukkan adanya kaitan antara kesehatan gigi dengan kesehatan tubuh secara keseluruhan, termasuk penyakit jantung, diabetes, stroke, dan gangguan kehamilan. Dengan meningkatkan kualitas kesehatan gigi akan dapat menikmati kualitas hidup yang lebih baik.

Bulan Kesehatan Gigi Nasional (BKGN) 2012 akan dicanangkan di Denpasar pada 12 September 2012 dan berlangsung hingga awal November 2012. Kegiatan yang berlangsung pada  BKGN 2012 meliputi bakti sosial kesehatan gigi di 15 FKG dan cabang-cabang PDGI di berbagai tempat di Indonesia, kegiatan sikat gigi bersama, publikasi mengenai kesehatan gigi pada media massa,  ceramah, seminar, dan penyuluhan kesehatan gigi. Di samping itu terhadap pasien peserta bakti sosial akan dilakukan penelitian dalam rangka peningkatan upaya pelayanan kesehatan gigi dan mulut.

sumber : http://www.pdgi.or.id/news/detail/gigi-dan-mulut-sehat-untuk-kualitas-hidup-yang-lebih-baik-pada-hari-kesehatan-gigi-2012
Read more: http://tanyajawabsemua.blogspot.com/2012/04/cara-memasang-tombol-like-facebook-di.html#ixzz2F1BQUBzM
Continue Reading | komentar

Jurnal konservasi gigi

Sabtu, 15 Desember 2012


kumpulan jurnal bagian konservasi







Recent advances in the theory and mechanism of adhesive resin bonding to dentin: A critical review

Klik Di sini untuk download


An overview of the dental pulp: its functions and responses to injury

Klik Disini untuk download


Diagnosis of the condition of the dental pulp: a systematic review

Klik Disini untuk download


The endodontic management of traumatized permanent anterior teeth: a review

Klik Disini untuk download


Side Population Cells Isolated from Porcine Dental Pulp Tissue with Self-Renewal and Multipotency for Dentinogenesis, Chondrogenesis, Adipogenesis, and Neurogenesis

Klik Disini untuk download




Bila ada yang ingin di tanyakan...
       tinggalkan komentar anda... ^_^
Read more: http://tanyajawabsemua.blogspot.com/2012/04/cara-memasang-tombol-like-facebook-di.html#ixzz2F1BQUBzM
Continue Reading | komentar

Dokter Gigi Sering Tangani Efek Samping Kerja Tukang Gigi



JAKARTA, KOMPAS.com -- Perwakilan Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Harum Sasanti mengungkapkan, banyak dokter gigi yang merupakan rekan kerjanya sering menemukan efek samping atau komplikasi yang diderita pasien akibat pekerjaan tukang gigi. PDGI juga menemukan terdapat beberapa pekerjaan tukang gigi yang melanggar prinsip keilmuan prostodonti.

Hal tersebut diungkapkan Dokter Gigi Harum dalam sidang uji materi Undang-Undang Praktik Kedokteran di gedung Mahkamah Konstitusi (MK), Jakarta, Selasa (12/6/2012).

Menurut Harum, beberapa hal yang seharusnya tidak dilakukan oleh tukang gigi tetapi kerap ditemui adalah membuat gigi palsu di atas akar gigi yang tidak dicabut. Padahal, persyaratan membuat gigi palsu lepasan (bisa dilepas) seharusnya di atas gusi yang sudah tidak ada bagian giginya lagi. Akar gigi yang tertanam di dalam gusi hingga tulang rahang seharusnya sudah hilang. Apabila langsung ditutup begitu saja dengan gigi palsu, akar gigi itu bisa menyimpan suatu infeksi.

Selain itu, kata Harum, dokter gigi kadang juga menemukan adanya gigi yang seharusnya lepasan tetapi dibuat menjadi cekat oleh acrylic. Gigi itu langsung ditempelkan pada permukaan gusi atau jaringan lunak. "Ini sudah melanggar keilmuan prostodonti," ujarnya.

Terkait dengan kondisi tersebut, Hakim Konstitusi Harjono mempertanyakan apakah Kementerian Kesehatan (Kemkes) tidak memiliki standar operating prosedur (SOP) terkait pekerjaan apa yang boleh dilakukan dan tidak boleh dilakukan oleh para tukang gigi.

Agus Purwadianto dari Kemkes mengakui bahwa hal tersebut di luar kendali kementerian. Kemkes hanya mengontrol terkait kewenangan dan perizinan semata. Soal teknis medis seperti SOP, diserahkan ke profesi masing-masing. "Kecuali misalnya jika ada klien atau pasien yang merasa dirugikan, Kemkes bisa melakukan tindakan administratif dalam konteks pencabutan izin setelah ada prosedur pemeriksaan," kata Agus.

Di pihak lain, Ketua Umum Asosiasi Tukang Gigi Mandiri (Astagiri) Dwi Waris Supriyono justru mengatakan, pihaknya melihat adanya pembiaran terhadap tukang gigi terkait apa yang dilakukannya. Tidak ada pembinaan sama sekali, baik dari Dinas Kesehatan maupun Kementerian Kesehatan. Padahal, menurut Dwi, pihaknya justru menginginkan arahan atau pembinaan dari pejabat instansi terkait.

Dwi menambahkan, pihaknya bahkan pernah secara proaktif meminta pembinaan dari Suku Dinas Kesehatan DKI Jakarta. Namun, hingga kini permintaan tersebut tidak direspon.

Terkait dengan temuan para dokter gigi, Dwi mengatakan tak semua tukang gigi baik, dalam arti mengikuti prosedur dan melaksanakan pekerjaan sesuai kewenangan yang dimiliki. "Ada juga yang nakal, sehingga terdapat komplain-komplain dari pasien seperti yang ditemukan PDGI," katanya.

SUMBER : http://nasional.kompas.com/read/2012/06/13/01091057/Dokter.Gigi.Sering.Tangani.Efek.Samping.Kerja.Tukang.Gigi
Read more: http://tanyajawabsemua.blogspot.com/2012/04/cara-memasang-tombol-like-facebook-di.html#ixzz2F1BQUBzM
Continue Reading | komentar

Bedah mulut

Kamis, 13 Desember 2012







silahkan download slide :

Slide clinical diagnosis



silahkan klik disini untuk download ^_^


Slide Dasar-dasar anastesi

silahkan klik disini untuk download ^_^


Slide Ekstraksi gigi

silahkan klik disini untuk download ^_^


Slide Infeksi mulut


silahkan klik disini untuk download ^_^


Slide Slide kuliah darurat dasar-dasar bedah mulut

silahkan klik disini untuk download ^_^

Bila ada yang ingin ditanyakan
      tinggalkan komentar di bawah



Read more: http://tanyajawabsemua.blogspot.com/2012/04/cara-memasang-tombol-like-facebook-di.html#ixzz2F1BQUBzM
Continue Reading | komentar

slide konservasi




Slide penyakit pulpa & perawatan :

silahkan klik disini untuk download ^_^

Read more: http://tanyajawabsemua.blogspot.com/2012/04/cara-memasang-tombol-like-facebook-di.html#ixzz2F1BQUBzM
Continue Reading | komentar

Jurnal Periodontic






Expression of toll-like receptors 2, 4 and 9 is increased in gingival tissue from patients with type 2 diabetes and chronic periodontitis
Klik Disini untuk download



Effect of azithromycin, as an adjunct to nonsurgical periodontal treatment, on microbiological parameters and gingival crevicular fluid biomarkers in generalized aggressive periodontitis
Klik Disini untuk download



The dynamic healing profile of human periodontal ligament stem cells: histological and immunohistochemical analysis using an ectopic transplantation model
Klik Disini untuk download



Nicotine and lipopolysaccharide stimulate the production of MMPs and prostaglandin E2 by hypoxia-inducible factor-1α up-regulation in human periodontal ligament cells
Klik Disini untuk download



Adiponectin regulates functions of gingival fibroblasts and periodontal ligament cells
Klik Disini untuk download



Subgingival microbiota in adult Down syndrome periodontitis
Klik Disini untuk download


Bila ada yang ingin di tanyakan...
       tinggalkan komentar anda... ^_^






Read more: http://tanyajawabsemua.blogspot.com/2012/04/cara-memasang-tombol-like-facebook-di.html#ixzz2F1BQUBzM
Continue Reading | komentar

ceritaku...






Selamat! anda telah memenangkan undian


berhadiah dari PEPSODENT. Untuk pengambilan


hadiah, segera kirimkan biodata lengkap anda


ke POBOX jakarta 10000 disertai 2 gigi depan &


akarnya
Read more: http://tanyajawabsemua.blogspot.com/2012/04/cara-memasang-tombol-like-facebook-di.html#ixzz2F1BQUBzM
Continue Reading | komentar

MENTERI KESEHATAN MENDUKUNG PROGRAM 3L PDGI

Rabu, 12 Desember 2012


MENTERI KESEHATAN MENDUKUNG PROGRAM 3L PDGI

Rabu, 08 Juni 2011

Kesehatan gigi dan mulut merupakan hal fundamental bagi kesehatan umum karena mulut yang sehat memungkinkan individu untuk berbicara, makan bersosialisasi tanpa mengalami rasa sakit, tidak nyaman, maupun malu. Di Indonesia 62,4% penduduk terganggu pekerjaan/sekolahnya karena sakit gigi selama rata-rata 3,86 hari per tahun, demikianlah sambutan Menteri Kesehatan pada pencanangan fase kedua program 3L (Live, Learn & Laugh) PDGI. Pada sambutan Menteri Kesehatan yang dibacakan Direktur Bina Upaya Kesehatan Dasar Kemkes R.I., Dr Bambang Sarjono MPH tersebut, selanjutnya disampaikan dukungan Menteri Kesehatan terhadap program 3L di Indonesia karena sinergi dengan program Kementerian Kesehatan, seperti pemberdayaan masyarakat terutama guru, orang tua murid, dan kader kesehatan.
 Program 3L merupakan kegiatan promosi kesehatan gigi internasional yang dijalankan oleh organisasi profesi kedokteran gigi di masing-masing negara dan didukung kemitraan FDI World Dental Federation dengan Global Unilever. Sejak dimulai pada tahun 2004, program 3L telah berhasil menjangkau setidaknya 1 juta orang melalui 40 proyek yang tersebar di 37 negara, termasuk Indonesia.

 Di Indonesia program 3L dijalankan oleh PDGI bertemakan: Training of Trainer Dental Health education in the Community. Program 3L fase pertama yang berlangsung tahun 2006-2010 dilakukan pada 9 kota di Indonesia yang dilaksanakan oleh 8 cabang PDGI.  Fase pertama program 3L tersebut diselenggarakan pada 70 sekolah dasar, 35 Posyandu (Pusat Pelayanan Kesehatan Masyarakat Terpadu), dan 2 rumah singgah anak jalanan di Bogor, Karawang, Semarang, Tanggerang, Cikupa-Banten, Jakarta Barat, Sukabumi, Cibubu, dan Jakarta Timur. Selama pelaksanaan 3L fase pertama telah dilakukan pelatihan 700 kader dan sekitar 45.000 anak-anak dan masyarakat umum telah dicakup.

 Berdasarkan hasil yang telah dicapai pada fase pertama, kemudian akan dilanjutkan dengan program 3L fase kedua yang akan berlangsung hingga akhir 2012. Pencanangan program 3L fase kedua berlangsung pada 7 juni 2011 bertempat di TK Patra, Jakarta Pusat. Pada pencanangan yang diawali marching band TK Patra tersebut, suasana menjadi semarak dengan demonstrasi menyikat gigi besama oleh para siswa, serta juga peragaan pendidikan kesehatan gigi yang dilakukan oleh para kader.

Direncanakan program 3L fase kedua akan dilaksanakan di 10 kota di Indonesia oleh 10 cabang PDGI yaitu cabang Garut, Bantul, Lampung, Bangka Belitung, Pakanbaru, Lombok, Pontianak, Balikpapan, Makassar, dan Jakarta Pusat. Kegiatan UKGS dilaksanakan pada 20 sekolah dasar yakni di setiap kota akan dilaksanakan pada 2 sekolah dasar, dan untuk evaluasi hasilnya akan dibandingkan 20 sekolah dasar lainnya, yakni pada masing-masing kota dibandingkan dengan 2 sekolah dasar lain yang tidak dilakukan intervensi. Direktur Bina Upaya Kesehatan Dasar Kemkes R.I., Dr Bambang Sarjono MPH yang mewakili menteri kesehatan pada pencanangan program 3L fase kedua menyampaikan apresiasinya pada PDGI yang telah memilih lokasi kegiatan tersebar di berbagai tempat di Indonesia.

 Pelaksanaannya progam 3L fase kedua akan dititikberatkan pada aspek pendampingan. Dua puluh dokter gigi dari 10 cabang PDGI akan melatih 200 kader yakni 20 orang di tiap-tiap kota. Para kader akan diberi pelatihan dengan menggunakan metode simulasi dan demonstrasi. Para kader juga akan dilatih untuk memecahkan masalah kesehatan gigi dan mulut yang mencakup perencanaan, pelaksanaan, pemantauan, serta evaluasi. Selanjutnya para kader akan melaksanakan program pada sekolah dasar yang melaksanakan UKGS. Kegiatan yang dilakukan meliputi pendidikan kesehatan gigi, menyikat gigi massal menggunakan pasta gigi berfluorida, kumur-kumur dengan larutan fluorida, serta pemeriksaan dan pengobatan sederhana. Selain itu juga dilakukan pendataan pengetahuan, sikap dan perilaku mengenai kesehatan gigi, serta status DMF-T (Decay, Missed, Filling Teeth).

 Program 3L di Indonesia menitikberatkan pada pelatihan kader kesehatan gigi, Ketua PB PDGI, drg Zaura Anggraeni MDS menjelaskan. Lebih lanjut dituturkannya, program 3 L di Indonesia memfokuskan pada pemberdayaan segenap unsur masyarakat yang diwujudkan melalui program kader kesehatan gigi yang terdiri dari orang tua murid, guru sekolah dasar, guru taman kanak-kanak dan pendidikan usia dini (PAUD) serta kader posyandu. Melalui program tersebut, para kader dilatih untuk memelihara kesehatan gigi dan mensosialisasikannya ke masyarakat.

 Mengenai program 3L di Indonesia, Dr Roberto Vianna selaku presiden FDI World Dental Federation dalam sambutannya mengungkapkan, bahwa sebagai bagian dari kemitraan global dengan Unilever, ia sangat bangga dengan program 3L di Indonesia serta mendukung keinginan PDGI untuk mengedukasi lebih banyak lagi kader dan siswa sekolah yang diharapkan dapat meningkatkan kualitas kesehatan gigi masyarakat Indonesia.

 Debora Herawati Sandrach, Personal Care Director P.T. Unilever Indonesia, mengemukakan penyakit gigi dan mulut merupakan permasalahan nyata di dunia yang menurunkan kualitas hidup jutaan orang. Berdasarkan kesamaan visi dan misi antara Unilever Oral Care dan FDI World Dental Federation, program 3 L merupakan langkah konkret yang sedang berjalan. Ditambahkannya, dunia bisnis juga memiliki tanggung jawab sosial kepada masyarakat. Program 3L sangat sesuai dengan misi sosial yang dengan konsisten dilaksanakan oleh Unilever yang selama ini memproduksi Pepsodent.

sumber artikel : Disini
Read more: http://tanyajawabsemua.blogspot.com/2012/04/cara-memasang-tombol-like-facebook-di.html#ixzz2F1BQUBzM
Continue Reading | komentar

jurnal ortodontic









Jurnal Ortodontic

- Frequency of orthodontic treatment in German children and adolescents: influence of age, gender, and socio-economic status
klik Disini untuk download

- Bite force in children with unilateral crossbite before and afterorthodontic treatment. A prospective longitudinal study
klik Disini untuk download

- Temporomandibular disorders in relation to craniofacial dimensions, head posture and bite force in children selected for orthodontictreatment
klik disini untuk download

- Signs of temporomandibular disorders in girls receiving orthodontictreatment. A prospective and longitudinal comparison with untreated class II malocclusions and normal occlusion subjects
klik disini untuk download

bila ada yang ingin di pertanyakan tinggalkan komentar  ^_^
Read more: http://tanyajawabsemua.blogspot.com/2012/04/cara-memasang-tombol-like-facebook-di.html#ixzz2F1BQUBzM
Continue Reading | komentar

Jurnal Recurrent aphthous stomatitis

Jurnal tentang Recurrent aphthous stomatitis: a review














download jurnal asli disini
Read more: http://tanyajawabsemua.blogspot.com/2012/04/cara-memasang-tombol-like-facebook-di.html#ixzz2F1BQUBzM
Continue Reading | komentar

PERSIAPAN SEBELUM PENCABUTAN PADA PASIEN ANAK


INDIKASI / KONTRA INDIKASI PENCABUTAN GIGI SULUNG

sebelum kita menca  but gigi sulung kita harus mengetahui dulu umur si anak untuk mengetahui gigi tersebut tanggal atau dig anti dengan tetap.

INDIKASI  :
1. Natal tooth / neonatal tooth
2. Natal tooth , gigi erupsi sebelum lahir
3. Neonatal tooth, gigi erupsi setelah 1 bulan dan biasanya gigi :
Read more: http://tanyajawabsemua.blogspot.com/2012/04/cara-memasang-tombol-like-facebook-di.html#ixzz2F1BQUBzM
Continue Reading | komentar

KELAINAN LETAK SALAH GIGI


KELAINAN LETAK SALAH GIGI

KELAINAN LETAK SALAH DARI GIGI :
Versi: adalah kelainan letak salah di mana gigi berputar melalui as horizontal gigi
Rotasi: perputaran gigi melalui as vertikal yang berada tepat pada as gigi, yang berada pada tepi marginal mesio distal, lokasi eksentris.
Gressi:perpindahan gigi sejajar dengan as gigi Supra posisi: dimana gii bergerak ke oklusal melebihi garis oklusi.
Read more: http://tanyajawabsemua.blogspot.com/2012/04/cara-memasang-tombol-like-facebook-di.html#ixzz2F1BQUBzM
Continue Reading | komentar
 
Copyright © 2011. jurnal Dan Materi Kedokteran Gigi . All Rights Reserved
Company Info | Contact Us | Privacy policy | Term of use | Widget | Advertise with Us | Site map
Template Modify by Creating Website. Inpire by Darkmatter Rockettheme Proudly powered by Blogger